PALANGKARAYA SEMAKIN KEREN — Warga yang terdampak kebakaran di Jalan Dr Murjani, Gang Suka Maju II, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, masih bertahan di sekitar lokasi kebakaran sambil menunggu kepastian bantuan lanjutan dari pemerintah.
Di tengah kondisi tersebut, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, turun langsung meninjau lokasi sekaligus berdialog dengan para korban untuk memastikan kondisi mereka.
“Hari ini saya mengunjungi lokasi kebakaran. Selain melihat langsung situasi di lapangan, saya juga berdiskusi dengan para korban untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka,” ujar Fairid, Jumat (13/3/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kota Palangka Raya juga menyalurkan bantuan sementara berupa paket sembako serta tali asih kepada warga terdampak.
“Sementara ini kami memberikan bantuan sembako dan sedikit tali asih. Nantinya juga akan ada bantuan lanjutan yang disalurkan sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Fairid menjelaskan, saat ini pemerintah masih melakukan proses verifikasi data bersama pihak kecamatan, kelurahan, serta perangkat RT dan RW guna menentukan bentuk bantuan lanjutan sesuai tingkat kerusakan rumah warga.
Menurutnya, dalam mekanisme penanganan kebakaran, bantuan untuk rumah terdampak di bawah 25 pintu akan ditangani oleh Pemerintah Kota Palangka Raya. Sementara jika jumlahnya melebihi itu, maka akan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Sekarang masih dalam tahap verifikasi. Saya juga meminta camat, lurah, serta perangkat RT dan RW untuk membantu mempercepat proses administrasi dan verifikasi data warga terdampak,” jelasnya.
Besaran bantuan yang disiapkan mengikuti ketentuan yang berlaku, yakni Rp12 juta untuk rumah dengan kerusakan berat, Rp7,5 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp5 juta untuk kerusakan ringan.
Berdasarkan data sementara di lapangan, kebakaran tersebut berdampak pada 36 kepala keluarga (KK) dengan total 127 jiwa.
Rinciannya, sebanyak 11 rumah mengalami kerusakan berat dan 14 rumah mengalami kerusakan ringan. Selain itu, sembilan barak dengan total 34 pintu juga turut terdampak dalam peristiwa tersebut.
Dari jumlah warga terdampak, tercatat 63 laki-laki dewasa dan 49 perempuan dewasa. Selain itu terdapat 5 lansia laki-laki dan 3 lansia perempuan, serta 3 balita laki-laki dan 4 balita perempuan.
Selain bantuan tunai, pemerintah juga menyiapkan dukungan kebutuhan lanjutan bagi warga yang kehilangan seluruh peralatan rumah tangga akibat kebakaran.
“Misalnya rumah habis terbakar dan tidak ada lagi peralatan rumah tangga seperti kompor dan lainnya, itu nanti akan dibantu melalui dinas terkait,” ujarnya.
Tak hanya itu, bantuan juga akan diberikan kepada anak-anak yang kehilangan perlengkapan sekolah seperti tas, seragam, dan sepatu melalui Dinas Pendidikan setempat.
Kalau kamu mau, aku juga bisa buatkan 3–5 alternatif judul media online yang lebih “clickable” biar cocok untuk portal berita.















